Sedekah Membuat Hidup Jadi Lebih Berkah

Kisah Sepotong Donat, Sekotak Susu dan Sebuah Senyuman

Suatu hari, beberapa hari sebelum hari ulang tahun saya yang ke 29, entah kenapa saya ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Biasanya saya merayakan hari ulang tahun dengan melakukan hal yang saya sukai, seperti jalan-jalan, nonton film, karaoke atau mentraktir teman-teman saya. Tapi kali ini, saya ingin berbagi dengan anak-anak yatim piatu di panti asuhan pada hari ulang tahun saya. Keinginan tersebut muncul mendadak sekitar seminggu sebelum hari ulang tahun saya. Dalam hati, jauh di lubuk hati terdalam saya, ada keinginan untuk membuat hari ulang tahun saya menjadi lebih berarti.

Saat itu, saya mencari informasi mengenai lokasi panti yang ada di Jakarta Selatan melalui bantuan Google. Saya memilih wilayah Jakarta Selatan karena saat itu saya tinggal (Baca : nge-kos) di daerah Jakarta Selatan, tepatnya di daerah Warung Buncit, tidak jauh dari Rumah Sakit JMC. Setelah saya mencari referensi, mengecek beberapa tempat yang muncul di halaman pencarian Google dan mempertimbangkan lokasi atau tempat panti asuhan yang ada, akhirnya saya memutuskan untuk menunaikan niat baik saya tersebut ke sebuah panti asuhan di daerah Tebet. Kala itu, ada beberapa pemberian yang terlintas dalam benak saya, seperti seperangkat alat tulis, satu kantung  plastik yang isinya bermacam-macam makanan dan minuman, tas sekolah dan lain sebagainya. Namun mengingat kondisi keuangan yang tidak banyak (maklum, ulang tahun saya jatuh beberapa hari sebelum gajian, jadi saat-saat tersebut adalah saat dimana dompet merasa mati segan hidup pun tak mau), akhirnya saya memutuskan untuk membeli makanan dan minuman saja. Saya putuskan membeli Donat J.CO dan minuman berupa susu Ultra. Alasan saya membelikan donat dan susu adalah karena saya juga menyukai makanan dan minuman itu, susu pun merupakan minuman bergizi untuk anak-anak serta menurut saya J.Co dan Susu Ultra adalah santapan langka bagi anak-anak tersebut jadi pasti akan membuat mereka senang menerimanya.

#JanganTakutBerbagi, Dua cemilan ini adalah makanan dan minuman yang saya pilih dalam rangka berbagi dengan anak-anak yatim piatu di panti asuhan.

Di Hari-H ulang tahun saya, sempat ada perasaan ragu dan khawatir yang tiba-tiba berkelebat di dalam hati. Apakah J.CO dan susu Ultra ini akan membuat mereka senang? Apakah ini tidak terlalu sedikit? Apakah sebaiknya saya menunda pemberian ini sampai saya gajian supaya makanan yang dibeli bisa lebih banyak variasinya? Parahnya lagi sempat ada kekhawatiran kalau saya akan kehabisan uang sebelum gajian tiba. Seperti saya katakan di atas, ulang tahun saya jatuh beberapa hari sebelum tanggal gajian tiba, jadi ada rasa khawatir kalau sebelum gajian uang saya akan habis dan saya sendiri tidak bisa membeli kebutuhan pangan untuk diri saya sendiri. Tapi kemudian perasaan ragu dan khawatir itu saya buang jauh-jauh, saya ingat saya pernah mendengar kalau ingin berbuat baik itu jangan ditunda. Dengan mengucapkan Bismillah saya melangkah untuk menunaikan niat baik tersebut.

Sumber : Pinterest

Perjalanan menuju Panti Asuhan saya tempuh sekitar setengah jam lebih sedikit. Setelah saya membeli J.CO dan Susu Ultra di Mall Pejaten Village, saya langsung menuju lokasi panti dengan bantuan moda transportasi online. Saat itu jalanan dari arah Pejaten ke arah Tebet tidak terlalu macet, namun yang jadi masalah adalah lokasi panti tersebut yang masih berada beberapa kilometer dari jalan besar (Baca : Jalan Dr. Sahardjo). Awalnya mobil masih bisa masuk, lalu makin lama jalur yang kami tempuh semakin kecil. Sampai batas mobil tersebut tidak bisa masuk lagi, akhirnya saya memutuskan untuk jalan kaki saja. Saya sudah berkomunikasi dengan penanggung jawab panti itu dan sepertinya lokasinya tidak begitu jauh dari lokasi saya turun, jadi saya rasa saya bisa membawa makanan dan minuman itu dengan berjalan kaki. 

Ketika hampir sampai lokasi, saya disambut oleh ibu penanggung jawab tempat itu, melihat saya kesusahan membawa tentengan makanan dan minuman, ibu itu segera membantu saya membawakan barang-barang tersebut. Di dalam ruangan panti, sudah ada beberapa anak yang duduk rapi dan wajah berbinar-binar menunggu kedatangan saya. Ketika saya datang, mereka langsung menyerbu ke depan berusaha mengambil jatah mereka dan mungkin takut tidak kebagian. Masya Allah, saat itu hati saya benar-benar terenyuh dan terharu. Makanan dan miuman yang menurut saya sedikit bisa membuat anak-anak itu tersenyum senang. Ada rasa sedih karena saya tidak bisa membelikan sesuatu yang lebih banyak dan berarti untuk mereka. Ada rasa terharu karena ternata pemberian saya disambut dengan baik dan gembira, ada rasa senang karena saya masih bisa berbagi dengan mereka. Semua keraguan yang muncul karena berbagai alasan itu langsung sirna dan yang ada hanya rasa syukur dan terima kasih pada yang Maha Kuasa karena telah memberikan saya kesempatan untuk berbagi. Perkataan itu memang benar, berbagi itu tidak harus banyak, tidak harus menunggu kaya, berapapun rejeki kita atau sisa harta yang kita punya, kalau kita ikhlas memberikannya Insya Allah itu akan cukup. Dan juga, untuk berbagi tidak selalu dengan materi, bisa juga dengan makanan, minuman atau barang-barang yang mereka butuhkan, yang pasti berbagi itu harus ikhlas dari hati.

Kalau boleh sedikit berbagi bagaiman situasi saya setelah melakukan sedekah ke panti asuhan itu, saya dapat mengatakan kalau saat itu saya baik-baik saja. Sampai tanggal gajian tiba uang saya ternyata masih lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan saya sehari-hari. Ketakutan itu mungkin muncul karena bisikan syaiton yang tidak ingin umat manusia berbuat baik, karena itu #JanganTakutBerbagi. Apabila ada sedikit niat untuk berbagi dengan sesama, maka lakukanlah sesegera mungkin.

Keberkahan yang Saya Rasakan di Usia Saya yang Ke-29

Ada yang pernah mengatakan bahwa di dunia ini tidak ada yang namanya kebetulan. Semuanya pasti sudah direncanakan oleh Sang Pencipta. Karena itu saya merasa hal-hal baik yang saya terima di tahun 2016 yang lalu itu ada kaitannya dengan sedekah yang saya lakukan ketika ulang tahun saya. Ulang tahun saya jatuh di bulan Januari, dan setelah itu 3 moment luar biasa hadir di hidup saya. Moment pertama jatuh pada bulan Juli, Moment kedua di Bulan September dan Moment Ketiga di Bulan Oktober. Semuanya terjadi tanpa saya rencanakan sebelumnya. Pada dasarnya semua moment itu adalah moment yang (memang) saya nantikan sejak dulu, tapi mungkin karena Allah belum mengijinkan, semuanya baru bisa terlaksana di tahun 2016.

Untitled design (3)

Juli 2016

Bulan Juli di tahun 2019 adalah moment yang saya tunggu sejak lama. Saya mulai melanjutkan studi di MMUGM Kelas Jakarta sejak tahun 2012, seharusnya jika sesuai jadwal saya lulus di tahun 2014 atau 2015. Tapi karena berbagai hal, terutama karena kesibukan kerja, akhirnya tesis yang saya kerjakan tidak kunjung selesai. Namun Alhamdulillah, penantian saya dan orang tua saya pun terbayarkan juga. Akhirnya saya bisa ikut wisuda pada bulan Juli tahun 2016 yang lalu.

September 2016

Sebulan setelah saya di wisuda ada seorang pria yang datang untuk melamar saya. Saya merasa ini sungguh kejadian yang sangat ajaib. Sebelumnya saya memang mengenal pria ini, tapi hanya sekedar kenal bukan teman dekat apalagi pacaran. Lalu tiba-tiba dia datang melamar saya dan meminta orang tua saya (apabila saya setuju) untuk melangsungkan pernikahan secepatnya. Akhirnya setelah proses pemikiran dan diskusi yang panjang, pernikahan kami berlangsung di bulan September tahun 2016.

Untitled design (1) (1)
Untitled design (2) (1)
Nasya

Oktober 2016

Setelah menikah, setiap pasangan suami-istri pasti menginginkan memiliki buah hati (Baca : Anak). Kami pun saat itu menginginkan hal tersebut, tapi kami juga tidak terlalu berharap dan hanya berdoa supaya diberikan jalan yang terbaik. Ketika bulan Oktober tiba, saya merasa mual-mual dan pusing yang lumayan sering setiap hari. Badan pun terasa lemas, seperti malas bergerak dan selalu ingin istirahat (tidur). Awalnya saya mengira itu hanya mual dan pusing biasa, mungkin tidak enak badan atau masuk angin. Namun ternyata, ada makna dibalik kejadian itu, bulan november saya mencoba melakukan test pack dan ternyata hasilnya positif. Alhamdulillah. Puji syukur kepada Allah SWT yang telah mempercayakan kepada kami calon buah hati. Pada akhirnya, anak kami lahir di bulan Juni tahun 2017, tepat di hari kedua Iedul Fitri. Kami memberinya nama Nasya Aurelia.

Jangan Takut Berbagi

Kalau membaca cerita saya di atas, mungkin akan ada yang berpikir sepertinya ingin bersedekah atau berbagi itu sulit ya? Harus cari tempat sendiri, belanja sendiri dan mengantarkannya sendiri. Tapi sebenarnya setiap orang bisa memilih dengan cara apa dan bagaimana ia berbagi. Waktu itu saya melakukannya sendiri karena ingin menikmati prosesnya, terutama saya ingin melihat respon dari anak-anak panti tersebut tepat pada hari ulang tahun saya. Namun sebenarnya, apabila ingin berbagi baik dalam bentuk sedekah, zakat, infaq, wakaf atau berbagi untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana dan lain sebagainya, Anda bisa melakukannya dengan mudah melalui Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah lembaga kemanusiaan islam yang mengumpulkan dana dari masyarakat berbentuk Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf (ZISWAF) dan dana halal lainnya yang digunakan untuk pemberdayaan kaum dhuafa. Dompet Dhuafa juga kerap mengumpulkan dana-dana kemanusian untuk aksi kemanusiaan atau solidaritas islam yang terjadi di Indonesia dan negara-negara lain.

Visi :

Terwujudnya Masyarakat Dunia yang Berdaya Melalui Pelayanan, Pembelaaan dan Pemberdayaan yang berbasis pada sistem yang berkeadilan. Selain itu Dompet Dhuafa juga menjalankan misi.

Misi :

  1. Membangun gerakan pemberdayaan dunia untuk mendorong transformasi tatanan sosial masyaraakat berbasis nilai keadilan.
  2. Mewujudkan pelayanan, pembelaan dan pemberdayaan yang berkesinambungan serta berdampak pada kemandirian masyarkat yang berkelanjutan
  3. Mewujudkan keberlanjutan organisasi melalui tata kelola yang baik (Good Governance), profesional, adaptif, kredibel, akuntabel dan inovatif
Dompet Dhuafa

Program yang Jelas

Pada dasarnya Dompet Dhuafa merupakan sebuah lembaga penerima ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf) yang dananya nanti akan dialokasikan untuk kaum dhuafa. Ada 5 Program kemanusiaan yang saat ini dikelola oleh Dompet Dhuafa, yaitu : Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, Pengembangan Sosial dan Lingkungan serta apabila menjelang Bulan Ramadhan, biasanya Dompet Dhuafa akan menambahkan satu program khusus, yaitu Parsel Ramadhan

Untuk penjelasan lebih dalam mengenai program-program tersebut dapat dilihat di website Dompet Dhuafa pada Menu Program.

Sumber : https://www.dompetdhuafa.org/

Dengan adanya program yang jelas, para donatur tidak akan bingung akan mengalokasikan dana donasi yang mereka punya. Mereka tinggal memilih akan berpartisipasi dalam program pendidikan, kesehatan, ekonomi, pengembangan sosial, lingkungan atau program khusus seperti parsel Ramadhan. 

Layanan Konsultasi Online

Untuk donatur atau calon donatur yang masih bingung atau tidak mengerti mengenai ZISWAF, Dompet Dhuafa membuka layanan konsultasi yang nantinya akan dijawab oleh Ustadz. Dengan demikian bisa dipastikan jawabannya akan lebih memuaskan dan lebih berdasarkan al qur'an atau hadist.

Untuk berkonsultasi kita bisa membuka website Dompet Dhuafa, lalu meng-klik Konsultasi pada bagian kanan layar.

Sumber : https://www.dompetdhuafa.org/

Setelah itu Anda tinggal mengisi kolom yang tersedia. Di sana yang harus Anda isi adalah nama, email, no. telp, judul pertanyaan dan apa yang ingin Anda tanyakan.

Sumber : https://www.dompetdhuafa.org/

Social Media Active

Dompet Dhuafa memiliki beberapa channel media untuk lebih dekat dengan masyarakat. Mereka selalu membagikan kegiatan-kegiatan apa saja yang sedang mereka lakukan. Ketika ada kejadian yang memerlukan bantuan dana, mereka juga cepat merespon kejadian tersebut dengan meng-update di social media dan menggalang bantuan dana yang bisa dikumpulkan dari masyarakat.

Berikut adalah tampilan timeline ter-update mereka dari berbagai social media yang mereka punya :

Facebook

Twitter

Instagram

Selain social media, mereka juga sering meng-update kegiatan mereka yang sedang berlangsung melalui email agar bisa langsung dibaca oleh donaturnya.

Contoh email dari Dompet Dhuafa untuk update setiap kejadian atau kegiatan yang sedang mereka lakukan (Sumber : Dokpri)

Laporan Donasi

Apabila sudah menjadi donatur di Dompet Dhuafa, Anda bisa mendapat laporan donasi yang Anda lakukan dalam kurun waktu tertentu. Laporan tersebut akan dikirimkan ke alamat email donatur yang terdaftar di Dompet Dhuafa, Laporan tersebut berbentuk pdf sehingga bisa didownload dan dijadikan lampiran SPT Tahunan Pajak Penghasilan untuk pengurang Penghasilan Kena Pajak (PKP). 

Contoh email Laporan Donasi dari Dompet Dhuafa (Sumber : Dokpri)

Contact Service

Ketika berurusan dengan sebuah lembaga atau perusahaan, pasti akan ada saat-saat dimana kita membutuhkan konfirmasi, bantuan atau sekedar menanyakan sesuatu berkaitan dengan produk atau jasa yang mereka berikan ke masyarakat. Sama halnya dengan lembaga Dompet Dhuafa, walaupun merupakan lembaga nirlaba atau tidak menjual sesuatu untuk keuntungan perusahaan, lembaga ini berhubungan dengan masyarakat luas terkait dengan pelayanan penampungan dana ZISWAF, dana kemanusiaan dan dana halal lainnya.

Dengan adanya contact service, masyarakat jadi tahu harus menghubungi kemana apabila mereka butuh bantuan. Dompet Dhuafa sendiri memiliki beberapa contact service, seperti :

  • Kantor layanan ZISWAF yang beralamat di Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok C 28-29
    Jl. Ir. H. Juanda No. 50 Ciputat - 15419
    Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
  • Phone : +62 21 7416040 (Hunting)
  • Fax : +62 21 7416070
  • Call Center : +62 21 7416050
  • Email : layandonatur@dompetdhuafa.org

Memiliki Beberapa Pilihan Cara Donasi

Dompet Dhuafa merupakan sebuah lembaga kemanusiaan yang mengikuti perkembangan zaman. Melihat peluang dan antusiasme para donatur yang berasal dari berbagai kalangan dan wilayah, Dompet Dhuafa menyediakan kemudahan kepada mereka dengan cara membuat beberapa pilihan atau cara untuk berdonasi. Berikut adalah 4 cara yang dapat dilakukan oleh donatur apabila Ia ingin berdonasi melalui Dompet Dhuafa :

  • Buka situs donasi.dompetdhuafa.org
  • Isi kolom yang tersedia
  • Pilih Metode pembayaran (Transfer Bank atau Online Payment). Klik donasi sekarang!
  • Buka website Dompet Dhuafa, Klik Layanan Donatur, lalu pilih rekening ZISWAF.
  • Lihat daftar rekening yang tertera pada layar. Anda bisa memilih rekening tujuan berdasarkan nama bank dan jenis donasi yang ingin dilakukan (Misal : Zakat, Infaq Sedekah dll).
  • Konfirmasi donasi

Untuk donatur yang berdomisili atau sedang berada di wilayah Jabodetabek, Anda bisa langsung berkunjung ke counter Dompet Dhuafa yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Untuk list counter Dompet Dhuafa bisa dilihat di website Dompet Dhuafa, pilih menu Tentang Kami, pilih Kantor Cabang lalu klik List Konter ZISWAF. 

Untuk wilayah Jabodetabek, Dompet Dhuafa juga punya layanan jemput zakat, dimana para donator yang ingin berdonasi langsung dan diambil ditempat, bisa memanfaatkan layanan ini. Namun minimal donasi yang disetorkan adalah Rp1.000.000 (Satu Juta Rupiah). Untuk memanfaatkan layanan ini, para donatur bisa menghubungi nomer yang tersedia di website Dompet Dhuafa.

 

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jangan Takut Berbagi yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”

Leave a Reply