Terinspirasi Artikel di MoneySmart.id, Sekarang Saya Berani Mencoba Menjadi Investor Saham #MoneySmartMenginspirasi

MoneySmart, MoneySmart Menginspirasi, Artikel Inspiratif, Investasi Saham

Salah satu cara untuk menjamin kehidupan dihari tua adalah dengan berinvestasi. Ada banyak investasi yang dapat dipilih oleh seseorang, bisa dengan investasi emas, investasi di pasar modal (membeli saham, obligasi atau reksadana) atau bisa juga berinvestasi di property dengan membeli tanah, apartemen atau rumah.

Dari beberapa pilihan investasi yang saya sebutkan di atas, sebenarnya saya tertarik untuk berinvestasi di bursa saham. Fenomena harga saham yang bisa melonjak tinggi menjadi salah satu ketertarikan saya ingin terjun di dunia ini. Tapi sepertinya level ketertarikan saya masih jauh dibawah rasa takut yang saya rasakan. Selain fenomena harga saham yang bisa melambung tinggi, saya juga sering mendengar ada harga saham yang pada awalnya meningkat lalu kemudian menurun drastis seperti terjun bebas dari atas gunung merapi. Sebagai orang plegmatis yang lebih suka menghindari risiko, saya lebih baik mundur dan memilih untuk investasi di bidang yang lain.

Artikel-Artikel MoneySmart.id yang Mendorong Saya Untuk Mulai Berinvestasi Saham

Terkadang ada hal-hal yang tanpa kita sadari mampu merubah pemikiran atau perasaan kita. Ada sesuatu yang membuat kita berubah dan tergerak untuk melakukan hal yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh kita. Hal itulah yang terjadi pada saya saat ini. Sebelumnya saya merasa takut untuk menginvestasikan uang saya di bursa saham. Namun setelah membaca beberapa artikel di MoneySmart.id, saya merasa terdorong, penasaran dan yang pasti ada keberanian yang muncul dalam hati saya untuk mencoba berinvestasi di bursa saham. Ada banyak artikel inspiratif yang membawa saya pada keputusan ingin mencoba berinvestasi di bursa saham. Namun sepertinya 3 (tiga) judul artikel di bawah ini dapat mewakili alasan dibalik keputusan saya tersebut :

1) Hidup Tentram dan Bahagia Saat Tua! Ini 5 Alasan Investasi Saham Penting Menurut Pakar

MoneySmartMenginspirasiSiapa yang tidak ingin menikmati masa tua yang bahagia? Sebagai manusia normal saya pun menginginkan itu. Namun masalahnya adalah bagaimana bisa mencapai tahap kedamaian dan ketenteraman disaat usia kita tidak produktif lagi. Salah satu cara yang dilakukan oleh orang-orang jaman now adalah dengan berinvestasi. Ada banyak jenis investasi yang dapat dipilih oleh para calon investor tersebut, misalnya dengan investasi emas, investasi saham, obligasi atau bisa juga investasi properti. Semua pilihan ada di tangan Anda! Sebagai pemilik dana, tentunya Anda berhak memilih investasi mana yang paling membuat Anda nyaman dan aman.

Dari sekian banyak jenis investasi, ada satu investasi yang banyak dihindari oleh manusia, yaitu investasi saham. Hal mendasar yang membuat orang takut berinvestasi dibidang ini adalah adanya risiko yang besar apabila menaruh dana di sini, High Risk High Return, begitulah semboyan yang sering didengungkan para investor saham di pasar modal. Namun di balik risiko yang  harus dihadapi oleh para investor, ada kesempatan atau peluang untuk mendapatkan return yang tinggi.

MoneySmart.id memotivasi kita untuk berinvestasi di bidang ini dengan menuliskan 5 alasan kenapa kita justru harus berinvestasi di dunia saham. Alasan-alasan tersebut adalah : Return yang tinggi, potensi pertumbuhan saham di Indonesia sangat tinggi, pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia, pembangunan infrastruktur yang pesat dan digitalisasi ekonomi (Read More). Beberapa alasan tersebut tampaknya memang harus dipikirkan kembali oleh calon investor sebagai motivasi menabung saham di pasar modal.

2) Dulunya Cuma Ratusan Perak, Harga Saham-Saham Konstruksi Ini Terus Menanjak!

MoneySmartMenginspirasi

Bursa saham adalah tempat yang penuh keajaiban, begitulah saya melihatnya. Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada saham yang Anda punya saat ini.  Tidak ada yang bisa menjamin apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, apakah saham yang Anda miliki akan naik, turun atau tidak ada pergerakan sama sekali, Demikian pula yang terjadi pada beberapa saham konstruksi di Indonesia, khususnya milik BUMN. Sebut saja Waskita Karya (WSKT), Adhi Karya (ADHI), Pembangunan Perumahan (PTPP) dan Wijaya Karya (WIKA), para pemilik saham perusahaan tersebut saat ini mungkin sedang riang gembira karena saham yang mereka miliki naik sekitar 250%-500% dari harga IPO mereka. Apabila Anda membeli saham-saham tersebut di saat mereka melakukan IPO dulu, maka Anda akan menikmati keuntungan yang luar biasa saat ini karena harga mereka yang awalnya masih ratusan saat ini sudah mencapai ribuan rupiah per saham. (Read More)

3) Gak Usah Takut Apalagi Ragu, Begini Tips Membeli Saham Bagi Wanita Pemula

MoneySmartMenginspirasi

Walaupun saat ini sudah jamannya emansipasi wanita, tapi tetap saja ada hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh seorang wanita, misalnya karena takut. Takut akan sesuatu bisa menyebabkan seseorang enggan untuk mengambil risiko dan melakukan hal tersebut. Kalau saya, salah satu yang saya takuti adalah menghadapi risiko ketidak-pastian. Ketidak-pastian membuat saya ragu untuk melangkah, jangankan melangkah maju, mundurpun mungkin akan terasa sulit.

Di dalam artikel ini, dibahas mengenai 3 (tiga) hal yang harus dipersiapkan oleh wanita yang ingin terjun di bidang saham. Dengan 3 hal yang dipersiapkan dengan baik itu, diharapkan rasa takut yang dimiliki seorang wanita akan sedikit memudar. Ketiga hal tersebut adalah : Banyak belajar dari informasi yang ada,  memilih saham yang baik, dan dana yang harus disiapkan (Read More). Walaupun terlihat simple, ketiga saran tersebut memang benar-benar dapat menjadi pijakan awal sebelum kita memulai untuk berinvestasi saham.

5 (Lima) Hal Berani yang Saya Lakukan Setelah Membaca Artikel dari Moneysmart.id

MoneySmart, MoneySmart Menginspirasi, Artikel Inspiratif, Investasi Saham

Jika melihat karakteristik yang saya miliki, saya bukanlah tipe orang yang suka mengambil risiko. Saya lebih suka main aman, lebih suka kedamaian dan tidak suka suatu perubahan yang mendadak. Sifat-sifat tersebut berkebalikan dengan sifat seorang investor saham, apalagi seorang trader. Seorang investor saham itu (menurut saya) harus memiliki sifat berani mengambil risiko, tahan terhadap perubahan mendadak dan juga harus tahan banting dengan segala issue yang ada di bursa saham. Namun setelah membaca artikel di MoneySmart.id, saya merasa yang menentukan seseorang itu sukses atau tidak di pasar modal bukan hanya sifat-sifat tersebut. Bermain saham itu bukan hanya menggunakan perasaan, tapi juga menggunakan analisa. Dan untuk memperoleh analisa yang tepat, seseorang itu harus mau belajar. Dan mau belajar sebenarnya adalah satu sifat lain yang saya punya. Dalam salah satu artikel di MoneySmart.id juga pernah dibahas cara bermain saham yang pas buat pemula. Jadi, sebenarnya ada banyak wadah atau cara untuk memahami sesuatu. Tidak perlu ragu, takut atau cemas karena semua ada jalannya.

 

MoneySmart, MoneySmart Menginspirasi, Artikel Inspiratif, Investasi Saham

Keberanian saya yang mulai timbul untuk mencoba berinvestasi di saham membuat saya antusias untuk mencari tahu dan mengenal saham lebih dalam. Pilihan pertama saya untuk mencari informasi tentang investasi saham adalah di MoneySmart.id. Website ini memang dikhususkan untuk orang-orang yang ingin mencari informasi tentang bagaimana mengelola keuangan mereka. Investasi juga menjadi salah satu menu khusus dalam halaman tersebut. Jadi kalau mau rajin baca dan mencari-cari, kamu pasti menemukan apa yang kamu cari. Seperti saya, salah satu cara saya menemukan sekuritas pilihan saya adalah dengan membaca artikel di MoneySmart.id ini. Setelah saya telusuri halaman demi halaman, saya menemukan beberapa rekomendasi perusahaan sekuritas di Indonesia, tapi setelah mencari informasi lain dan juga mempertimbangkan berbagai hal, maka saya memutuskan untuk lebih mengenal Mandiri Sekuritas.

MoneySmart, MoneySmart Menginspirasi, Artikel Inspiratif, Investasi Saham
Sumber : Dokpri

Setelah memutuskan saya akan mendaftar melalui sekuritas ini, saya memberanikan diri untuk mendaftar dan mengikuti training di sekuritas tersebut. Kebetulan informasi training bisa saya dapatkan melalui web mereka, jadi saya hanya tinggal mengecek jadwal, konfirmasi kehadiran dan datang pada hari H.

Cara Cek Jadwal Training di Mandiri Sekuritas

Buka website Mandiri Sekuritas, Klik Daftar Training lalu cari jadwal training berdasarkan tahun, bulan dan kantor cabang. Atau jika tidak, biasanya kita juga bisa melihat summary jadwal bulan berjalan di bagian bawah laman tersebut.

 

Cara Daftar Training Investasi Pasar Modal di Mandiri Sekuritas

Klik pada jadwal yang dipilih, lalu akan ada summary kegiatan training dan ada tanda daftar dibagian kanan atas, klik tanda daftar lalu akan muncul box yang meminta kita mengisi Nama, No telp dan email, Daftar. Setelah itu, menjelang dimulainya kelas training, biasanya akan ada email konfirmasi pendaftaran training yang dikirimkan ke alamat email yang Anda daftarkan.

Contoh email dari Mandiri Sekuritas sebagai konfirmasi untuk mengikuti training dasar-dasar saham (Sumber : Dokpri)

 

MoneySmart, MoneySmart Menginspirasi, Artikel Inspiratif, Investasi Saham

Sesuai tulisan saya di atas, setelah melalui proses pemikiran dan pertimbangan yang panjang, saya memutuskan untuk mendaftar menjadi nasabah di Mandiri Sekuritas. Proses pendaftarannya tidak terlalu rumit, saya hanya perlu mengisi form, melengkapi dokumen yang diperlukan seperti fotokopi KTP, NPWP dan halaman depan buku tabungan, kemudian menyetorkan dana ke rekening dana nasabah (RDN).

Cara Mendaftar/ Membuka Rekening Di Mandiri Sekuritas :

Cara Mendaftar Mandiri Sekuritas

MoneySmart, MoneySmart Menginspirasi, Artikel Inspiratif, Investasi Saham

Berdasarkan materi yang diajarkan di sekuritas yang saya pilih, orang yang berinvestasi di saham itu ada 2 (dua) tipe, yaitu Trader atau Investor Jangka Panjang. Perbedaan keduanya terletak dalam komitmen awal si penabung, apakah hanya ingin mendapat keuntungan jangka pendek, yaitu jual beli saham secara rutin. Ataukah ia ingin mengendapkan uangnya dalam jangka waktu lama dan menikmati hasilnya di masa yang akan datang.

Pada dasarnya tipe apapun yang akan saya atau Anda pilih, kedua memiliki satu kesamaan, yaitu membutuhkan komitmen. Komitmen disini maksudnya adalah seberapa tangguh kita tetap bertahan dalam investasi saham ini bagaimanapun kondisi yang terjadi di pasar. Seperti yang kita tahu, semangat itu bisa memudar seiring berjalannya waktu. Ditambah lagi apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, misalnya keadaan pasar yang buruk, IHSG terus melemah, harga saham yang cenderung turun dan sebab-sebab negatif lainnya. Karena hal tersebut bisa saja kita ditengah jalan berhenti dan kemudian banting stir ke investasi yang lain. Karena itu, komitmen sangatlah penting. 

Untuk menabung saham ini saya mempunya dua komitmen :

  • Akan selalu menyetor dana untuk menabung di saham minimal 300.000/bulan
  • Akan selalu memutar dana yang ada untuk investasi saham,
MoneySmart, MoneySmart Menginspirasi, Artikel Inspiratif, Investasi Saham

Suatu hari saya pernah mendengar seseorang berkata,”Hiduplah dengan mimpi, tapi jangan di dalam mimpi”. Dua kalimat itu terkesan sama, tapi sebenarnya memiliki makna yang berbeda. Kalimat pertama menekankan kalau kita sebaiknya hidup berdampingan dengan mimpi, berjalan bersama dan pada akhirnya mencapai tujuan. Sedangkan kalimat kedua lebih kepada hidup dalam angan-angan yang pada akhirnya berakhir pada tidak tercapainya tujuan karena tidak ada usaha.

Dalam dunia saham, siapa yang tidak mengenal Warren Buffet? Seorang investor, pembicara, philanthropist dan juga CEO dari Berkshire Hathaway. Ia juga dikenal dengan sebutan Wizard of Omaha karena metodologi dan pola pikir yang ia anut dalam berinvestasi. Kepribadian, pola pikir dan metodologi tersebut telah menjadikan Warren Buffet seperti sekarang, orang yang dikategorikan sebagai orang terkaya nomer tiga di dunia berdasarkan majalah Forbes 2019. Nilai kekayaannya ditaksir mencapai $82.5Bio. Buffet telah menjadi pemegang saham terbesar Berkshire Hathaway sejak tahun 1970. Dahulu ia membeli saham tersebut dengan harga $7.60 per saham, Namun sekarang nilainya mencapai $316.518,87. Fantastik! Dalam kurun waktu hampir 50 tahun harga sahamnya meningkat hingga lebih dari 40.000%.

Harga Berkshire Hathaway (Sumber : https://www.marketwatch.com)

Ketika membaca artikel “Mau Tajir dari Saham di 2019? Ini Wejangan dari Warren Buffett-nya Indonesia”,pikiran saya menjadi seperti mendapat suatu pencerahan. Ternyata orang Indonesia juga ada loh yang seperti Warren Buffet. Karena kejeliannya, kesabarannya dan karena analisanya yang tinggi mampu membuat dia menjadi investor yang berhasil seperti Warren Buffet. Kenyataan tersebut membuat saya berpikir,”Kalau beliau bisa, lalu kenapa saya tidak?” 

Membaca artikel yang bertajuk investasi di MoneySmart.id benar-benar membuat saya terinspirasi untuk memulai berinvestasi di bursa saham #MoneySmartMenginspirasi.

 

Sumber :

  • MoneySmart (https://www.moneysmart.id/)
  • Mandiri Sekuritas (https://www.most.co.id/Portal/)
  • MarketWatch (https://www.marketwatch.com/)
  • Wikipedia.Org

4 Replies to “Terinspirasi Artikel di MoneySmart.id, Sekarang Saya Berani Mencoba Menjadi Investor Saham #MoneySmartMenginspirasi”

    1. Iya bang Firman,, kalau dulu mau investasi saham modanya besar. Tapi kalau sekarang bisa mulai dengan 3juta saja.

Leave a Reply