Ku Ingin Membantu Papa Mengembangkan Usaha Lele Hingga Ke Mancanegara

Kalau dulu, biasanya aku membuat resolusi untuk diriku sendiri, memuaskan diri dengan pencapaian atas berbagai hal yang aku sukai. Namun kini, aku ingin membuat suatu hal yang berbeda. Resolusiku tahun ini bukan hanya berhubungan dengan pencapaian yang ingin aku raih, tapi ini juga berhubungan dengan keberhasilan orang lain, yaitu papaku, Aku ingin membantu papaku dalam usaha lele yang sedang ia geluti saat ini. Semoga, tahun ini aku bisa membantu papaku untuk mengembangkan usaha lele-nya, hingga ke mancanegara

Usaha ternak ikan lele ini merupakan usaha ke 3 (tiga) yang dilakukan oleh papaku. Sebelumnya papa dan mamaku pernah mencoba 2 (dua) usaha lainnya, yaitu usaha beras dan telur. Usaha beras masih berjalan sampai saat ini, namun kondisinya flat. Kalau aku perhatikan, client yang ditangani oleh orang tua-ku hanya itu-itu saja sejak 2 tahun lalu. Ya, usaha beras yang dijalankan orang tuaku memang bukan untuk dijual retail, tapi mereka menjualnya ke rumah-rumah makan/restauran. Walaupun masih berjalan sampai sekarang, tapi menurutku itu usaha yang tidak berkembang, karena seharusnya setiap usaha yang dijalankan itu harus menunjukkan suatu pertumbuhan dan profit yang pasti. Sedangkan usaha beras ini terlihat berjalan stagnan, tidak tutup tapi juga tidak menunjukkan perkembangan. Usaha lain yang pernah dicoba papaku adalah usaha penjualan telur. Awalnya papaku dan temannya join modal untuk mengembangkan usaha telur di daerah Jakarta dan sekitarnya, mereka sudah mencaris supplier, survey pasar dan juga mencari tempat untuk lokasi gudang mereka. Tapi pada akhirnya usaha tersebut tidak jadi dijalankan.

Kali ini, papaku ingin mencoba peruntungannya di bidang yang lain, yaitu ternak ikan lele. Pada dasarnya usaha ini merupakan kolaborasi antara sepupuku, kebetulan ia adalah sarjana perikanan yang memang ahli dalam pengembang-biakan ikan, papaku dan juga teman bisnisnya. Mereka merancang bisnis ini karena melihat potensi menjamurnya rumah makan ikan lele di seantero nusantara, bahkan hingga ke luar negeri. Everybody Loves Lele (Catfish). Dengan berbekal adanya ahli perikanan di dalam grup tersebut, potensi ikan lele yang bisa sampai mendunia (jika pandai memasarkannya) dan juga adanya lokasi pembudidayaan ikan tersebut, akhirnya papaku memutuskan untuk serius menekuni usaha ini. Pada tanggal 5 Januari kemarin papaku dan temannya melepas bibit ikan lele sejumlah (sekitar) 5000 ekor ke kolam lele yang sudah disiapkan.

Untuk mengembangkan usaha ini, papaku memintaku membantunya untuk mempromosikan atau memarketingkan lele hasil budidaya ini nanti. Katanya, kamu kan kuliah jurusan marketing, coba bantu papa untuk meningkatkan penjualan lele ini. Saat itu aku berpikir, aku memang kuliah jurusan marketing tapi riwayat pekerjaan yang pernah aku geluti tidak ada yang benar-benar pure marketing. Dan juga marketing yang kupelajari adalah bagaimana membuat perencanaan atau branding produk, tapi ini lele loh, lele. Bagaimana aku mem-branding lele? Untuk promosi tidak mungkin menggunakan iklan di TV karena target marketnya berbeda. Aku berpikir keras untuk ini, Bagaimana caraku agar bisa mengembangkan usaha lele papa? Bagaimana meningkatkan penjualannya nanti ketika lele itu sudah mulai banyak beranan pinak dan siap di jual? Yang aku tahu, target market usaha lele ini adalah para pengusaha makanan lele atau supermarket yang menjual kebutuhan pangan rumah tangga atau restoran yang juga menyediakan menu lele.

Digital Marketing : Cara Mendapatkan Customer di Internet dengan Cepat, Mudah dan Efektif

Pemasaran Digital (1)

Digital marketing merupakan cara pemasaran model baru yang berkembang semenjak perkembangan internet dan social media. Orang yang dahulu harus bersusah payah untuk belanja atau mencari produk tertentu. kini dengan mudahnya tinggal cari dengan bantuan Mbah Google. Digital Marketing merupakan metode pemasaran digital yang berusaha menjangkau para pengguna setia Google untuk mencari kebutuhan mereka. Para digital marketer akan berusaha bagaimana membuat website, blog, landing page atau marketplace mereka berada dalam urutan teratas google. Selain Google sebagai pusat pencarian kebutuhan manusia, social media juga menarik perhatian para marketer untuk mempromosikan produk mereka. Sebut saja Facebook Ads, Instagram Ads atau Promosi melalui para selebgram merupakan 3 dari beberapa cara perusahaan mempromosikan produk mereka.

Untuk usaha lele yang sedang dijalankan oleh papa, aku merasa Google akan sangat membantu dalam promosi lele yang dijual oleh papaku itu. Pada dasarnya, papaku menjual lele tersebut untuk kebutuhan restoran/tempat makan dan juga untuk orang-orang yang juga ingin mengembangkan lele (sebagai bibit). Karena itu berarti target market usaha lele papa adalah orang-orang yang membutuhkan lele untuk usaha mereka (B2B).

Sedikit banyak, sebenarnya aku paham konsep dari digital marketing itu sendiri. Tapi untuk aplikasinya sepertinya aku harus banyak belajar dan konsultasi dengan para ahli yang sudah lama berkecimpung di dunia digital marketing ini. Aku harus belajar bagaimana meng-efektifkan website usaha lele papa, aku ingin belajar strategi agar bisa menjadi pilihan pertama di Google ketika ada orang yang mencari "Penjualan lele, lele bibit, lele murah, lele berkualitas atau kata kunci lain yang berhubungan dengan Lele" aku ingin website usaha lele papaku yang muncul dihalaman pertama dan di nomer 1 Google.

resolusi 2019

Dumet School Tempat Kursus Website dan Digital Marketing Terbaik di Jakarta

Dumet

Dumet School itu sebenarnya adalah tempat kursus untuk orang-orang seperti saya, orang bekerja yang tidak punya waktu banyak, karena di Dumet school ini jadwalnya lebih fleksible dan bisa semi private. Di Dumet School kita bisa belajar berbagai keahlian seperti Design Grafis, Digital Marketing, Web programming atau Motion Grafis. Orang awam atau orang yang tidak punya background IT pun bisa ikut kursus ini karena sebenarnya keahlian ini bukan hanya bisa dipelajari oleh orang yang sekolah atau kuliahnya di bidang IT. Ada banyak alasan kenapa Dumet School dikatakan sebagai tempat kursus terbaik di Jakarta, tapi kalau menurut saya alasan paling utama bagi saya adalah waktunya dan fleksible dan kita akan diajari sampai bisa. Jadi gak ada kata ketika sudah selesai kursus kemampuan kita masih 'menyeh-menyeh'. Selesai kursus Dumet School kita akan memiliki keahlian yang kita inginkan seperti misalnya saya, ingin bisa ahli dalam digital marketing karena ingin mengembangkan usaha papa saya. Selesai dari sini harapan saya adalah bisa benar-benar ahli dalam memarketingkan atau mempromosikan usaha lele papa saya melalui cara promosi online.

Dumet

Kenapa Harus Kursus di Dumet School

Dumet School
01

Sampai Bisa

Di Dumet School, semua siswa akan mempelajari topik yang ia pilih SAMPAI BISA. Jadi, tidak ada kata tidak bisa atau pelajaran yang diberikan belum lekat di kepala. Kalau belum bisa, maka siswa tersebut akan tetap dapat belajar di Dumet School.

02

Waktu Kursus Fleksible

Di Dumet School tidak ada istilah terlambat masuk kelas karena macet, ada urusan lain atau alasan lainnya. Dumet School menawarkan waktu yang fleksible bagi siswanya untuk belajar. Hal ini sangat bermanfaat bagi seorang siswa yang juga disibukkan dengan kegiatan lain, misal sambil bekerja (seperti saya).

03

Gratis Konsultasi

Kalau tidak bisa atau kurang mengerti, siswa di Dumet School bisa konsultasi GRATIS dengan pengajar atau tutor di sana. Kalau ada yang ingin diperdalam atau ditanyakan lebih lanjut pun bisa ditanyakan tanpa dikenakan fee tambahan.

04

Bersertifikasi

Setelah menyelesaikan kursus di Dumet School, kamu akan mendapatkan sertifikat yang dapat kamu gunakan sebagai bukti kalau kamu pernah kursus atau ahli dalam bidang tertentu. Seperti misalnya kamu kursus Digital Marketing, maka kamu akan mendapat sertifikat yang menyatakan bahwa kamu pernah kursus di Dumet School dengan bidang Digital Marketing.

05

Akses iLab dimanapun dan kapanpun

Setelah kamu menjadi siswa Dumet School, kamu akan mendapat akses untuk membuka iLab. Kamu bisa belajar dari bahan pelajaran yang ada di sini kapanpun dan dimanapun.

06

Semi Private

Biasanya kalau orang kursus itu terdiri dari banyak orang. Dalam 1 kelas bisa ada 10-20 siswa. Tapi kalau di Dumet School, kelas tetap akan berjalan walau siswa yang ada hanya 1 atau 2 orang. Jadinya kayak private gitu kan Kita bisa konsultasi langsung, tanya ini itu tanpa harus malu seperti kalau kita menghadiri kelas yang jumlah orangnya banyak

Testimoni Kursus Di Dumet School

Testimoni di atas hanya 6 (enam) testimoni dari sekian banyak testimoni yang dibuat setelah mereka kuliah di Dumet School. Daaan, review-review mereka bagus-bagus, kebanyakan atau hampir semua merasa puas dengan pelayanan, cara kerja dan sistem belajat di Dumet School. Hasil karya mereka setelah belajar di Dumet School pun sangat bagus. Aku jadi gak sabar ingin segera mencoba kelas mereka. Dan yang lebih cihuy lagi, di Dumet School ada sistem Free Trial sebelum kita benar-benar 'sreg' untuk memulai kelas di sana. Jadi sebelum masuk kelas atau mendaftar kursus kita bisa coba-coba dulu di kelas free trial untuk lebih memantapkan hati memilih tempat kursus ini.

Leave a Reply