Prelo

Hari-Hariku Bersama Prelo

Hari Sebelum Mengenal Prelo

Case 1 : Butuh Barang-Barang Keperluan si Calon Bayi, Beli Di Mana Ya?

Sebentar lagi, keluarga kami akan kedatangan anggota baru. Seorang bayi yang menurut USG terakhir adalah seorang bayi perempuan. Senang? Tentu saja. Setiap Pasangan suami istri pasti menginginkan kehadiran buah hati diantara mereka.

Tapi, ada satu masalah yang kemudian muncul. Kami butuh menyiapkan perlengkapan bayi yang tidak sedikit. Karena ini anak pertama, kami tidak memiliki barang-barang tersebut sebelumnya. Jadi semuanya harus dibeli dari awal. Dari mulai baju bayi, perlengkapan mandi bayi, stroller hingga tempat tidur bayi. Kalau dihitung-hitung jumlah uang yang harus dikeluarkan bisa mencapai 10 juta rupiah.

Seorang teman menyarankan untuk beli perlengkapan bayi second saja untuk menghemat biaya. Toh beberapa barang hanya bisa dipakai sampai umur 2 tahun, tidak bisa dipakai sampai umur 5 tahun atau lebih. Sayang kalau beli baru. Sempat tergiur juga dengan ide teman tersebut. Tapi kemudian saya berpikir, kalau beli barang second apa masih bagus kondisinya? Kalau banyak cacatnya gimana? 

Case 2 : Barang-barang yang nggak terpakai banyak menumpuk di lemari dan gudang, dibuang atau diapakan ya?

Karena sebentar lagi kami akan kedatangan seorang anggota baru, suami berinisiatif untuk beberes rumah. Menata kembali kamar yang akan digunakan untuk si calon bayi, memilah-milih barang yang tak terpakai untuk dibuang atau dimasukkan ke dalam gudang. Ketika sedang menyortir barang-barang yang ada kami jadi bingung, karena sepertinya barang-barang tersebut banyak yang masih dalam kondisi bagus. Tapi karena memang tidak terpakai makanya ditaruh di dalam lemari atau gudang. Beberapa barang ada yang terlihat kumal karena kelamaan ditaroh di gudang. Sayang juga sih kalau dibuang, masih bisa dipakai sebenarnya.

Suatu hari, saya melihat sebuah postingan teman di salah satu media sosial saya. Dia mereferensikan nomer referral yang ia punya untuk aplikasi bernama Prelo. Iseng-iseng saya pun mendownload aplikasi tersebut. Ketika melihat tagline dari mobile aplikasi yang direferensikan tersebut, saya jadi tertarik untuk mencoba aplikasi bernama Prelo tersebut untuk memecahkan 2 (dua) persoalan saya di atas.

Hari Setelah Mengenal Prelo

Day 1

Sortir Lemari

Day 2

Sortir Barang-Barang

Day 3

Setelah mengetahui apa itu Prelo, saya segera membongkar isi lemari untuk mensortir baju-baju apa saja yang sudah jarang atau tidak terpakai lagi. Memilah-milih baju mana yang kira-kira masih terpakai dan tidak agak-agak sulit memang, rasanya sayang juga kalau harus menjual baju-baju tersebut. Tapi akan lebih sayang lagi jika baju-baju tersebut berada di lemari saja.

Setelah mensortir baju-baju di lemari, target kedua saya adalah gudang. Rasanya disana akan banyak sekali barang-barang yang masih bagus namun tidak terpakai. Dan benar saja, ada beberapa tumpukan kardus dari kado pernikahan kami 8 bulan lalu yang tidak terpakai. Barang-barang yang bertumpuk itu kebanyakan adalah peralatan memasa dan elektronik. Saya lihat di Prelo ada kategori Home & Living yang didalamnya ada sub kategori elektronik dan kitchen, jadi saya pikir tidak ada salahnya menjual barang-barang tersebut. Lumayan buat tambah-tambahan uang buat keperluan perlengkapan bayi.

Dihari ketiga, target saya selanjutnya adalah tumpukan buku yang rasanya tidak sempat terbaca. Ada buku-buku yang memang sudah dibaca, tapi ada juga buku-buku yang plastiknya pun belum terbuka. Sepertinya waktu itu saya beli buku-buku itu hanya karena 'laper mata' bukan karena perlu. Akibatnya ya gitu, nyampe rumah, masuk lemari, besoknya lupa.

Hummm, dari 3 (tiga) hari beberes rumah lumayan juga dapat 15 item barang yang bisa dijual di Prelo. Baru satu hari diposting udah lumayan banyak yang tanya-tanya dan nawar harga. Nggak kebayang beberapa hari kedepan ada berapa banyak chat yang harus dibales satu per satu. Bisa keriting nih jari, hehehhe. Tapi nggak apa-apa sih, yang penting barang-barang bekasnya laku, nggak numpuk di lemari atau gudang plus dapat uang tambahan buat beli perlengkapan bayinya.

 

Sekarang tinggal nunggu pembeli yang deal dan transfer duitnya ke Prelo. Ehh, sambil nunggu ada yang confirm, pas ngeliat kategori perlengkapan bayi di Prelo lumayan banyak juga barang-barangnya. Harganya juga lumayan lebih rendah dari harga beli barunya, kondisinya juga keliatan masih bagus. Yaa, kalaupun ternyata nggak sesuai sama yang difoto (cacat) atau KW kan bisa dibalikin. Ada jaminan pengembalian selama 3 (tiga) hari sejak barang diterima, jadi aman.

Mengenal Prelo :

Aplikasi Jual Beli Barang Bekas Aman dan Berkualitas

Prelo merupakan aplikasi jual beli barang bekas/preloved/second yang berkualitas. Aplikasi mobile Prelo sendiri memiliki fitur-fitur inovatif sehingga para penjual dan pembeli bisa berinteraksi dengan aman dan nyaman. Prelo memiliki 8 kategori barang yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan, yaitu : Women, Men, Beauty, Book, Gadget, Hobby, Antique, Baby and Kid dan Home & Living. Di dalam masing-masing kategori tersebut terdapat sub-sub kategori lagi yang membuat pencarian kamu bisa lebih spesiik.

Women

Gadget

Baby & Kid

Men

Hobby

Antique

Beauty

Book

Home & Living

Cara Pendaftaran Prelo

Untuk kamu yang ingin melakukan penjualan atau pembelian barang second di aplikasi Prelo, terlebih dahulu yang harus kamu lakukan adalah melakukan pendaftaran. Untuk pendaftarannya sendiri bisa dilakukan melalui website atau mobile application Prelo. Berikut adalah skema pendaftaran untuk registrasi di Prelo :  

 

 Keterangan :

  • Buka https://prelo.co.id atau download aplikasi Prelo di handphone kamu.
  • Registrasi di mobile atau website Prelo
    • Informasi yang perlu kamu isi pada saat pendaftaran adalah Username, Email, Password dan Nama Lengkap Kamu.

Prelo

  • Masukkan nomer verifikasi yang dikirimkan ke handphone kamu atau klik link verifikasi yang masuk ke email kamu

Prelo

  • Setelah verifikasi berhasil, kamu bisa langsung log in di website/mobile Prelo
  • Isi kelengkapan informasi yang diminta

Prelo

  • Proses registrasi selesai! Kamu sudah bisa melakukan pembelian atau penjualan baran di Prelo

Bagaimana Cara Menjual Barang Second di Prelo?

Ilustrasi Menjual Barang di Prelo

Untuk kamu yang ingin mencoba berjualan barang-barang second di Prelo, yang pasti kamu harus punya barang bekas (barang asli ya, bukan KW) yang ingin kamu jual. Untuk caranya gampang banget kok! Berikut adalah skema menjual barang di Prelo yang bisa kamu ikuti :

  • Buka aplikasi Prelo, klik Jual.

Prelo

  • Isi Detail Barang yang ingin di jual. Informasi yang diminta adalah :
    1. Foto barang : gambar utama, tampak belakang, tampilan label atau merek, dipakai, cacat/lainnya
    2. Detail barang : kategori barang, nama barang, special story, alasan jual, kondisi, merek
    3. Ongkos kirim : ditanggung penjual atau pembeli. Apabila ditanggung penjual makan barang yang kamu upload akan diberi laber FREE ONGKIR (Recommended)
    4. Berat : <1Kg, 1-2Kg, > 2 kg
    5. Harga : harga ketika beli, harga jual di Prelo
  • Tekan Lanjutkan. Ketika kamu meng-klik lanjutkan, akan muncul harga jual barang kamu serta komisi untuk Prelo (Max 10%). Persentase komisi bisa berkurang jika kamu melakukan share barang jualan kamu ke sosial media.

Prelo

  • Setelah itu, kamu tinggal tunggu calon-calon pembeli yang akan membeli barang kamu.
  • Setelah mendapatkan pembeli kamu akan mendapat notifikasi dari Prelo. Segera lakukan pengiriman barang (makx 3 hari).
  • Pilih kirim atau tolak

  • Segera kirim barang bekas kamu sebelum lebih dari 3 hari. Setelah itu lakukan konfirmasi pengriman dengan mengupload bukti resi pengiriman.

  • Proses penjualan selesai. Kamu tinggal menunggu Prelo mentransfer uang ke Prelo Balance kamu.

 

Bagaimana Membeli Barang Second di Prelo?

Ilustrasi Membeli Barang di Prelo

Kalau kamu butuh barang-barang preloved (second) berkualitas, Prelo memang pilihan yang tepat buat kamu. Berikut adalah skema membeli barang di Prelo yang bisa kamu ikuti :

  • Buka aplikasi Prelo, cari barang yang ingin kamu beli.

  • Klik lanjut pembayaran
    • Setelah meng-klik Beli, kamu akan diminta mengecek data diri kamu terlebih dahulu jika data sudah benar bisa langsung check out dan lanut ke metode pembayaran. Untuk Pembayarannya sendiri Prelo menyediakan berbagai alernatif pembayaran, seperti transfer bank, kartu kredit, prelo balance atau voucher.

 

  • Klik konfirmasi transfer
    • Setelah melakukan transfer pembayaran, kamu harus konfirmasi pembayaran kamu dan konfirmasi transfer atas pembayaran kamu.

 

  • Terima barang
    • setelah melakukan konfirmasi transfer kamu tinggal menunggu barang kamu dikirim oleh penjual. Kalau barang kamu sudah dikirim oleh penjual, kamu akan menerima notifikasi dari Prelo.
  • Konfirmasi Terima Barang
    • Setelah barang diterima kamu bisa melakukan konfirmasi terima barang dengan masuk ke akun Prelo kamu pilih menu belanjaan saya, pilih transaksi yang sesuai, lalu klik review penjual.
  • Beri review ke penjual kamu
    • Beri pesan dan kesan terhadap penjual kamu dengan memberi review sesuai jumlah hati, isi komentar lalu klik konfirmasi penerimaan.

Prelo

 

Setelah mencoba aplikasi Prelo, mungkin ini bisa dijadikan alasan mengapa saya merekomendasikan aplikasi ini sebagai tempat untuk menjual atau mencari barang bekas yang berkualitas dan aman

Kenapa Prelo?

Barang yang dijual di Prelo merupakan barang asli, bukan KW

  • Di Prelo barang-barang second yang dijual harus asli alias bukan KW. Kalau sampai ketahuan atau pembeli protes dengan kondisi barang saat diterima, si pembeli boleh mengajukan refund. Karena adanya ketentuan ini, calon pembeli tidak perlu khawatir membeli barang-barang bekas yang ada di Prelo.

Jaminan Keamanan Untuk Penjual dan Pembeli

  • Untuk penjual, Prelo memberikan jaminan kalau uang akan diterima penjual maksimal 3 hari setelah mendapat konfirmasi barang diterima oleh pembeli. Dengan ini penjual tidak perlu khawatir kalau barangnya akan hilang dan tidak dibayar. 
  • Untuk pembeli, Prelo memberikan jaminan uang kembali apabila barang yang dikirim tidak sesuai dengan deskripsi penjual atau ternyata barang tersebut adalah barang KW.

Layanan Cepat

  • Karena sudah didukung oleh teknologi terkini, proses penjualan dan pembelian di Prelo akan berlangsung dengan cepat. Ketika pembeli sudah mentransfer uang kepada Prelo maka penjual akan langsung mendapat notifikasi sehingga ia bisa segera mengirimkan barang yang dipilih oleh pembeli.

Prelo memfasilitasi penjual dan pembeli untuk berinteraksi sebelum transaksi terjadi

  • Dalam aplikasi Prelo terdapat fitur chatting, dimana pembeli dan penjual bisa saling berkomunikasi sebelum transaksi terjadi. Pembeli bisa menawar harga yang tertera dan jika disetujui harga akan berubah. Pembeli juga bisa menanyakan spesiikasi detail dari barang yang akan ia beli kepada penjual.

Barang yang dijual banyak, mencakup hampir semua kebutuhan sehari-hari

  • Prelo membagi kategori barang menjadi 9 (sembilan) kategori, yaitu : Women, Men, Beauty, Book, Gadget, Hobby, Antique, Baby & Kid, dan Home & Living. Setiap kategori di Prelo memiliki beberapa sub kategori lagi, seperti untuk Women terdiri dari sepatu & sandal wanita, atasan wanita, bawahan wanita, terusan wanita, tas & dompet wanita dan aksesoris wanita. Banyaknya kategori memudahkan para penjual atau pembeli memilih barang yang mereka butuhkan.

Kamu mau menjual barang-barang preloved kamu? Atau mau beli barang bekas yang berkualitas?

Di Prelo aja

 

Posted in APLIKASI, BLOGPOST and tagged , , , , , .

2 Comments

  1. Saya juga sudah merasakan belanja di prelo, barangnya second tapi masih bagus. Kemaren saya beli minyak rambut bekas, tapi masih banyak isinya dan harganya murah, bener

    • Iya mas, Prelo memang solusi untuk barang2 bekas berkualitas… kalo gak sesuai bisa dibalikin lagi jadi gak rugi..

Leave a Reply