Persiapanku Dalam Menghadapi Pengalaman Pertamaku di Bulan Ramadhan 2017

The First Time You Do a Thing is Always Exciting

(Agatha Christie)

Aku pernah membaca sebuah kalimat yang dikemukakan oleh salah satu penulis novel detektif favoritku, Agatha Christie. Ia berkata, The First Time You do a Thing is Always Exciting. Kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia maka artinya adalah “Pertama kali kamu melakukan sesuatu itu akan selalu menyenangkan atau mendebarkan”. Ada semacam rasa gembira yang menggebu-gebu, begitulah aku menafsirkannya.

Perasaan gembira yang menggebu-gebu itu sering aku rasakan ketika pertama kali aku pergi ke suatu tempat yang baru untuk travelling. Pernah juga itu terjadi ketika aku menjalani hari pertama masuk SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan ketika masuk kantor baru.

Kali inipun, rasa gembira yang menggebu-gebu itu kembali aku rasakan ketika akan memasuki bulan Ramadhan tahun ini (baca: Ramadhan 2017). Namun berbeda dengan pengalaman sebelumnya, rasa gembira itu kini bercampur dengan rasa khawatir dan takut. Ramadhan tahun ini merupakan ramadhan pertama dimana aku berperan sebagai seorang istri. Dan tidak hanya itu, menurut prediksi dokter, janin dalam kandunganku ini juga akan lahir di akhir bulan ramadhan. Itulah sebabnya ramadhan ini merupakan ramadhan yang sangat spesial untukku. 

Ramadhan tahun 2017 ini, aku mengalami beberapa pengalaman pertama kali dalam hidupku. Pertama, pengalaman pertama kali sebagai seorang istri. Kedua, pengalaman pertama kali tidak menjalani ibadah puasa ramadhan bersama keluarga (baca : orang tua dan adik). Dan ketiga, pengalaman pertama menjalani puasa Ramadhan dengan si jabang bayi dalam perut.

Pertama Kali Puasa Dengan Suami

Pertama Kali Puasa Tanpa Orang Tua

Pertama Kali Puasa Dengan Adanya Janin Dalam Perut

RSemuanya butuh istilah pertama kali agar terbiasa dikemudian hari. Mungkin itulah kalimat yang cocok dalam menggambarkan situasiku saat ramadhan tahun ini. Setelah lebih dari 20 tahun menjalani ramadhan dengan orang tua yang dapat dikatakan ‘santai’. Kini aku menghadapi Ramadhan yang gak santai. Santai disini maksudnya adalah aku tidak perlu repot-repot masak atau menyiapkan sahur dan berbuka ketika ramadhan. Semuanya ada Ibu.

Namun ramadhan kali ini, semuanya tidak lagi sama seperti ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Sejak menjadi istri orang, tentunya kehidupanku tidak lagi sama seperti dulu. Dulu semuanya ada ibu, tapi kini akulah yang harus mengatur dan mempersiapkan segalanya untuk suamiku. Akupun ingin menjadi seorang istri yang bertanggung-jawab untuk keluargaku. Untuk itu, agar ramadhan kali ini berjalan dengan lancar, aku mencoba untuk mempersiapkan segalanya dengan baik.

Selain mempersiapkan segala sesuatunya untuk suami, tentunya aku juga harus mempersiapkan diriku sendiri untuk ramadhan. Bukan hanya untuk diriku pribadi, tapi juga untuk janin dalam perutku ini. Awalnya, aku sempat ragu apakah aku akan sanggup menjalankan ibadah puasa tahun ini atau tidak, Tapi setelah berkonsultasi dengan dokter kandungan, akhirnya aku memutuskan untuk berpuasa. Namun dokter tersebut berpesan, apabila merasa tidak kuat atau ada keluhan, sebaiknya tidak usah berpuasa terlebih dahulu.

Persiapan Fisik

Persiapan fisik merupakan hal utama yang harus aku persiapkan. Selama puasa Ramadhan ini aku ingin segalanya berjalan dengan baik. Karena itulah sebelum mengurus orang lain, aku harus bisa mengurus diriku sendiri. Mengkonsumsi makanan yang bergizi dan minum air putih minimal 2 liter per hari merupakan salah satu caraku agar tetap fit selama bulan puasa.

Persiapan hati untuk berpuasa

Ketika bulan Ramadhan akan tiba, biasanya kita akan meminta maaf kepada orang tua, keluarga dan orang-orang yang kita kenal. Kebiasaan ini sebenarnya bukan hanya sekedar kebiasaan. Katanya, hal ini berkaitan dengan doa Malaikat Jibril menjelang bulan Ramadhan yang diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW. Doa tersebut berbunyi, “Ya Allah, tolong abaikan puasa umat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal berikut:

  • Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada orang tua
  • Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri
  • Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang disekitarnya

Persiapan alat untuk ibadah

Bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan istimewa yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Seluruh umat muslim di seluruh dunia akan menyambut kedatangan bulan ini dengan bergembira. Salah satu bentuk kegembiraan tersebut adalah dengan membeli perlengkapan ibadah baru untuk digunakan pada bulan ini. Sebelum memasuki bulan Ramadhan, aku sudah menyiapkan satu set perlengkapan ibadah untukku dan suamiku. Semoga perlengkapan ibadah yang baru tersebut bisa menambah semangat kami dalam menjalankan ibadah puasa di tahun ini.

Persiapan Bahan Makanan

Ketika berpuasa, kita memerlukan nutrisi yang lebih banyak saat sahur agar dapat menjalankan aktifitas hingga waktu berbuka tiba. Kali ini, sebagai istri aku harus menyiapkan makanan untuk sahur dan berbuka. Sehari sebelum memasuki bulan puasa, aku sudah berbelanja bahan makanan untuk dikonsumsi selama satu minggu ke depan. Selain bahan makanan pokok, tak lupa aku membeii buah-buahan dan kurma sebagai pelengkap untuk sahur dan berbuka kami.

Persiapan ilmu dan informasi agar sehat selama bulan puasa

Sebagai seorang istri (baru), ada banyak hal yang harus aku ketahui agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan sehat selama bulan ramadhan. Informasi mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama bulan puasa, makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi ketika sahur dan berbuka atau informasi bagaimana agar tetap fit selama bulan puasa merupakan contoh informasi yang perlu aku ketahui agar dapat aku terapkan di keluargaku.

Persiapan beli perlengkapan bayi

Karena prediksi dokter mengatakan kalau janin dalam kandunganku akan lahir sebelum idul fitri atau minggu terakhir ramadhan, aku sudah mempersiapkan membeli perlengkapan bayi dua minggu sebelum Ramadhan tiba. Kalau beli ketika puasa, khawatir malah jadi gak kuat puasanya karena harus keliling sana-sini. Lagipula, kalau misalnya ada yang kurang-kurang masih ada waktu buat beli kelengkapannya.

Persiapan ilmu dan informasi perihal merawat bayi baru lahir

Menjadi seorang ibu bukanlah suatu hal yang mudah. Pelajaran di bangku sekolah tidak ada yang membahas mengenai bagaimana carana merawat dan membesarkan seorang anak. Karena itulah, dari sebelum hingga ketika bulan Ramadhan aku masih mencari-cari informasi mengenai bagaimana merawat bayi, khususnya untuk bayi yang baru lahir.

 

Pada dasarnya, setiap orang pasti menginginkan kesempurnaan. Merencanakan sesuatu dengan sebaik-baiknya dengan harapan hasil yang baik dan tidak ada yang terlupa. Namun karena sifat manusia sendiri yang merupakan mahkuk yang memiliki kekurangan dan kealpaan, ada saja hal yang terlupa walaupun sudah dipersiapkan sebaik-baiknya. Hal itu juga terjadi padaku, walaupun sudah jauh-jauh hari menyiapkan peralatan bayi, ada hal yang belum aku beli. Benda yang terlupakan itu adalah selimut bayi dan popok kain bayi. Karena anak pertama, aku masih agak kikuk menyiapkan apa-apa saja yang diperlukan bayi yang baru lahir. Sebelumnya aku kira untuk popok bisa menggunakan pampers, tapi ternyata ibuku bilang kalau bayi baru lahir jangan pakai pampers dulu. Lebih baik pakai popok kain yang masih nyaman di kulit bayi. Untuk selimut aku berpikir karena hawa Jakarta sedang panas, mungkin bayi tidak perlu selimut. Tapi kata ibu, selimut juga penting, karena nanti pasti ada saat dimana bayi kedinginan dan butuh sesuatu yang dapat membuatnya hangat.

Karena sudah mendekati hari lahir, rasanya aku tidak mungkin lagi untuk pergi kemana-mana. Kasihan juga suami dan ibuku kalau harus mencari benda-benda seperti itu. Akhirnya aku putuskan untuk mencari kedua benda itu di toko online saja.

Sebenarnya, ini pertama kalinya aku berbelanja dengan toko online. Biasanya aku lebih suka mencari langsung di toko konvensional karena bisa langsung dilihat barangnya. Kalau beli online kita tidak tahu wujud aslinya seperti apa. Aku juga pernah mendengar beberapa kabar miring tentang toko online, ada yang bilang kadang suka berbeda antara gambar dengan barang aslinya, ada yang pernah tertipu (uang sudah ditransfer barang nggak sampai-sampai), ada pula yang mengeluh dengan sistem pengiriman yang lama. Agak khawatir juga sih. Namun, akhirnya aku beranikan diri untuk mencoba berbelanja di toko online.

Ada satu toko online yang sering aku dengar namanya, Elevenia. Banyak teman di grup ibu-ibu arisan dan ibu-ibu komplek yang suka berbelanja di sana. Karena ingin praktis dan malas membuka PC, aku mencoba mencari aplikasi Elevenia tersebut di Playstore dan ternyata ada. Setelah mendownload apikasinya, segera aku cari kata kunci yang aku cari yaitu selimut bayi dan popok kain. Voila! Kedua barang tersebut ada di hasil pencarian, banyak juga pilihan dari toko-toko yang ada. Setelah diperhatikan, ternyata di Elevenia memang terdapat kategori khusus untuk perlengkapan bayi. Karena tidak mau ribet, aku pun mensortir berdasarkan rating penjual.

Setelah menemukan 2 (dua) jenis perlengkapan bayi yang aku perlukan, akupun segera melakukan order lewat aplikasi tersebut. Untuk proses ordernya sangat mudah, ketika sudah menemukan produk yang kita cari (seperti pada gambar di atas), kita tinggal meng-klik tombol "Beli Sekarang" kemudia barang tersebut akan masuk ke keranjang belanja kita. Apabila ingin langsung melakukan pembayaran bisa langsung "Bayar Sekarang" atau jika ingin berbelnja kembali bisa meng-klik "kembali ke keranjang belanja". Setelah kegiatan belanja selesai kita tinggal melakukan pembayaran sesuai dengan jumlah dan metode pembayaran yang kita pilih. Setelah pembayaran kita lakukan, maka pemesanan akan otomatis di proses oleh penjual. Kita bisa mengecek status barang yang kita beli dengan melihat fitur "My Elevenia".

 

 

Banyak Pilihan Produk

Di Elevenia terdapat banyak kategori produk yang mencakup banyak produk kebutuhan sehari-hari. Elevenia mengelompokkan kebutuhan masyarakat Indonesia kedalam 8 (delapan) kategori, yaitu : Fashion, Beauty & Health, Babies and Kids,  Home & Food, Gadget & Komputer, Elektronik, Sport and & Hobby dan Mokado & Services. Kita bisa mencari berbagai keperluan kita sehari-hari dengan hanya mengunjungi satu toko online, Elevenia

Aman Bertransaksi Uang

Elevenia menggunakan solusi pembayaran Escrow System, yaitu suatu sistem pembayaran yang menjamin keamanan transaksi bagi penjual dan pembeli. Pembeli baru dapat menerima barangnya setelah melakukan pembayaran ke rekening bersama Elevenia, penjual juga baru mendapat pembayaran barangnya setelah barang tersebut sampai ke tangan pembeli. Dengan adanya sistem ini pembeli tidak perlu khawatir akan ditipu oleh penjual begitu pula sebaliknya.

 

Sumber Foto : elevenia.co.id

Keterangan Bagan :

  1. Buyer melakukan transaksi di Elevenia.
  2. Elevenia akan memberikan notifikasi kepada seller atas transaksi yang terjadi.
  3. Setelah ada pemberitahuan dari Elevenia, penjual mengirimkan barang kepada buyer.
  4. Setelah menerima barang, buyer melakukan konfirmasi.
  5. Setelah menerima konfirmasi, Elevenia melakukan pencairan dana kepada seller.
Banyak Pilihan Pembayaran

Elevenia menawarkan banyak alteratif metode pembayaran. Adanya berbagai alternatif pembayaran ini dapat memudahkan setiap pembeli yang ingin melakukan pembelian barang di Elevenia.

Tersedia Aplikasi Mobile

Elevenia memberikan kemudahan kepada penggunanya dengan menyediakan aplikasi mobile. Dengan adanya versi mobile ini, kita bisa melakukan transaksi dimana saja

Mudah Mengecek Status Pembelian

Ketika melakukan pembelian barang di Elevenia, kita bisa mengecek status barang yang kita pesan. Hal ini membuat kita bisa terus memantau pergerakan barang yang kita beli, apakah sudah dikirim oleh penjual, apakah sudah sampai di proses pengiriman dsb.

Ada sistem reward

Kita bisa mendapat reward tertentu dengan melakukan aktifitas di Elevenia. Aktifitas tersebut bisa berupa login melalui website Elevenia, membeli barang, memberi testimonial atau mereview penjual. Reward tersebut nantinya bisa kita gunakan sebagai alat pembayaran di pembelian berikutnya. Elevenia juga memberikan reward kepada membernya apabila ia berhasil mencapai grade tertentu. Ada 6 (enam) tingkatan member Elevenia, yaitu : New, Newbie, Best, TOP, VIP dan VVIP. Perbedaan tingkatan ini akan mempengaruhi benefit yang diterima oleh member. Benefit peringkat akan diberikan langsung kepada member setiap tanggal 1 bersamaan dengan peringkat member yang terakhir.

Banyak diskon dan promo menarik

Elevenia banyak menawarkan diskon dan promo menarik setiap harinya. Kamu akan mendapat notifikasi setiap ada promo menarik yang dapat kamu ikuti. Selain promo, Elevenia juga menawarkan banyak diskon untuk pembelian barang tertentu. Kedua hal ini bisa kamu manfaatkan apabila kamu ingin lebih berhemat dalam berbelanja barag yang kamu inginkan.

Penutup : 

Tanpa terasa Ramadhan telah berakhir. Setiap umat muslim merayakan kemenangannya dengan merayakan hari raya idul fitri dengan suka cita, begitupula saya dan keluarga. Bukan hanya merayakan kemenangan karena telah berhasil melawan hawa nafsu selama sebulan penuh, tapi juga karena di hari nan fitri ini kami menyambut kedatangan satu anggota keluarga baru. Seorang putri yang lahir dengan berat 3.3 Kg dan panjang 49cm. Nasya Aurelia.

Posted in TEKNOLOGI and tagged , , , .

Leave a Reply