#HaloLactacydHerbal #JadiYangKuMau

Lactacyd Herbal Memberikan Mood Positif dalam Setiap Perananku

Menurutku, menjadi seorang wanita itu tidak mudah, apalagi ketika ia sudah menikah. Selain bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, ia juga harus bertanggung jawab pada keluarganya (Baca: suami dan anak). Saat ini, kebanyakan orang berpikiran kalau ketika seorang wanita itu menikah maka tugasnya hanya di rumah. Ketika seorang wanita memiliki kegiatan lain di luar (baca: bekerja kantoran), maka orang akan menganggapnya seorang istri atau ibu yang tidak bertanggung jawab. Padahal sebagai wanita dan manusia, tentunya kita memiliki impian yang ingin kita capai. Menurut saya, semua manusia itu berhak punya impian. Tidak memandang ia pria atau wanita, tidak memandang ia tua atau muda, tidak memandang ia masih single atau telah menikah. Impian itu bukan melihat siapa kita, tapi apa yang kita perbuat untuk meraihnya.

Siapa Saya?

Perkenalkan, nama saya Anissa Muthia Saptadji. Saat ini saya adalah seorang istri, karyawan dan seorang blogger. Rutinitas saya sehari-hari tentunya tidak lepas dari kewajiban saya sebagai seorang istri yang harus melayani dan merawat suaminya, seorang karyawan yang harus fokus pada pekerjaannya di kantor dan seorang blogger yang gemar menulis hal menarik di blog pribadinya. Dalam hidup ini, keinginan saya adalah menjadi seorang wanita yang sukses dalam kehidupan rumah tangga dan sukses membangun impian. 

Peranan 1 :

Kehidupan sebagai karyawan sudah saya jalani  lebih dari 5 tahun. Pergi pagi pulang malam, kerja dari hari senin-jumat (kecuali jika ada tanggal merah, hehe), berkutat dengan target yang dipasang setiap bulan adalah hal yang harus saya hadapi setiap hari. Profesi saya sebagai seorang marketing mengharuskan saya untuk bertemu banyak orang, melakukan presentasi dan tentunya bernegosiasi dengan segala kebutuhan pelanggan. Berat? Ya, pasti! Namun setahu saya, tidak ada pekerjaan yang mudah di dunia ini. Semuanya butuh kerja keras dan perjuangan.

Peranan 2 :

Kehidupan rumah tangga baru saya jalani selama 8 (delapan) bulan. Awalnya agak kelimpungan juga menjalani 2 (dua) tanggung jawab seperti ini. Di satu sisi saya harus melayani suami di rumah dengan berbagai kebutuhannya. Di sisi lain, tentunya pekerjaan sebagai karyawan yang menuntut kita untuk selalu fokus pada pekerjaan. Untungnya suami saya termasuk orang yang pengertian dan mendukung kegiatan istrinya dalam mengaktualisasikan dirinya di luar rumah. Jadi sejauh ini, saya masih bisa membagi pikiran dan waktu saya antara pekerjaan dan keluarga.

Peranan 3 :

Mungkin beberapa orang di sekitar saya akan berpikiran kalau saya termasuk orang yang ‘kurang kerjaan’. Bukan berarti saya tidak punya pekerjaan ya. Tapi karena dua peranan saya sebelumnya saja sudah akan membuat saya sangat kewalahan membagi waktu. Nah ini malah ditambah lagi dengan kegiatan blogging. Sebenarnya, kegiatan blogging ini sudah saya lakukan sejak lama. Dengan menggunakan blog yang masih gratisan (Sirius87’s World), saya suka membagi informasi atau pengalaman saya melalui tulisan di blog tersebut. Namun memang intensitas blogging yang saya lakukan masih terbilang jarang. Baru beberapa bulan ini saya mulai memiliki blog dengan domain sendiri dan berusaha agar lebih sering dalam meng-update tulisan di dalamnya. 

blogger

Kendala dalam Menjalani

3 (tiga) peranan dalam hidup saya

Dalam menjalani 3 (tiga) peranan saya saat ini, ada banyak kendala yang sering saya hadapi, baik itu kendala dari dalam maupun dari luar diri saya. Kendala dari luar biasanya berkaitan dengan pekerjaan saya. Sebagai seorang marketing yang dikejar-kejar oleh target kantor, ada banyak tekanan yang saya hadapi, baik itu dari lingkungan kantor ataupun client. Dan biasanya tekanan-tekanan seperti itu berhasil mempengaruhi mood saya sehari-hari. Kadang saya merasa lelah, jenuh, frustasi dan terkadang pula hal tersebut sampai terbawa ke rumah. Suami saya di rumah juga kadang suka komentar karena saya pulang ke rumah dengan muka masam dan kusut. Mood yang buruk juga cenderung membuat mood menulis blog saya tidak stabil. Ketika sehabis pulang kerja, terkadang saya ingin menuliskan sesuatu di blog saya, namun karena mood buruk tersebut rasanya pikiran saya buntu.

Perkenalan saya dengan Lactacyd Herbal

Sekitar dua minggu yang lalu, salah satu teman kantor saya menderita suatu penyakit yang berhubungan dengan area V wanita, dia bilang nama penyakitnya itu adalah Kista Batholini atau Bartholin. Ada yang tahu Batholini itu apa? ketika mendengarnya pertama kali saya pun sedikit mengerutkan dahi karena belum pernah mendengar nama penyakit seperti itu. Teman saya tersebut menjelaskan bahwa penyakit yang dialaminya itu menyebabkan salah satu sisi Miss V nya bengkak seperti benjolan dan terasa sakit. Penyebabnya sendiri bermacam-macam, tapi karena dia belum menikah dokter mengatakan kemungkinan penyebabnya adalah karena bakteri.

Setelah mendengar cerita tersebut saya jadi merasa tergugah untuk mulai merawat dan menjaga area yang sering terlupakan tersebut. Saat ini saya tidak merasa punya masalah serius dengan area V saya, paling yang saya rasakan kadang terasa lembab, gatal dan keputihan. Saya merasa gatal dan keputihan itu adalah hal wajar dalam kondisi tertentu. Karena itu saya tidak terlalu merisaukannya. Namun karena cerita teman saya tersebut saya jadi sedikit khawatir, bisa saja hal tersebut menimpa saya. Saya rasa mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Maka sejak dini saya harus mulai memberi perhatian ekstra pada bagian tubuh saya itu.

Proses pencarian informasi pun dimulai, saya mencari informasi dengan bertanya ke beberapa teman dan juga ke mbah google terkait dengan perawatan Miss V yang bisa saya lakukan di rumah. Hasilnya, saya mengetahui ada produk perawatan Miss V yang memiliki kandungan herbal alias dari tumbuh-tumbuhan yang dikeluarkan oleh Lactacyd. Semua sudah tahu Lactacyd kan ya? Kalau yang belum tahu, Lactacyd  itu adalah brand international untuk pembersih kewanitaan yang terpercaya. Nah, sekarang brand tersebut launching produk baru bernama Lactacyd Herbal yang diformulasikan khusus untuk menjawab kebutuhan wanita Indonesia.

Hal yang membuat saya tertarik dengan produk satu ini adalah karena nama Lactacyd sendiri yang saya rasa sudah terkenal. Jadi saya tidak perlu khawatir lagi dengan keamanan dari penggunaan produk tersebut. Saya sendiri sebelumnya pernah menggunakan Lactacyd Feminine Wipes kalau sedang bepergian jauh. Jadi saya tidak ragu untuk menggunakan varian lain dari produk ini. Selain itu, Lactacyd Herbal memiliki kandungan alami, seperti ekstrak sirih, ekstrak susu, dan ekstrak mawar yang membersihkan, melembut dan merawat area V. kandungan alami tersebut membuat saya lebih merasa aman dalam penggunaannya setiap hari.

Lactacyd Herbal telah teruji secara dermatologi dapat digunakan setiap hari

Lactacyd Herbal Pesona Area V

Sekilas Mengenai Lactacyd

Lactacyd Herbal merupakan salah satu varian produk dari Lactacyd yang diproduksi oleh PT Sanofi. Secara umum, Lactacyd merupakan pembersih khusus kewanitaan yang telah berpengalaman selama 25 tahun. Beberapa varian lain dari Lactacyd yang telah beredar di Indonesia adalah Lactacyd Feminine Hygiene, Lactacyd All Day Fresh, Lactacyd White Intimate, Lactacyd Feminine Wipes dan Lactacyd Teens. Banyaknya varian dari Lactacyd yang dikeluarkan oleh PT Sanofi dikarenakan setiap wanita memiliki kebutuhan area intim yang berbeda, karena itu diperlukan solusi unik sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Lactacyd Herbal sendiri merupakan varian dari Lactacyd yang memiliki kandungan bahan-bahan alami (herbal), seperti ekstrak sirih, ekstrak susu, dan ekstrak mawar yang membersihkan, melembut dan merawat area V.

Kandungan :

  • Daun Sirih : Membersihkan dan memberikan rasa kesat pada area V
  • Susu : Melembutkan kulit di sekitar area V dan menjaganya agar tetap sehat
  • Ekstrak Bunga Mawar : Memberikan keharuman dan merawat area V.

 

Cara Pemakaian :
Tuangkan secukupnya ke telapak tangan dan bersihkan area V. Diamkan selama 30 detik, Kemudian bilas hingga bersih. Untuk hasil yang optimal, gunakan 2x sehari.

 

Komposisi :

Purified Water, Sodium Laureth Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Disodium Laureth Sulfosuccinate, Sodium Chloride, 120-PEG Methyl Glucose Diolate, Whey Filtrate, Sodium Benzoate, 2-Phenoxyethanol, Perfume, Styrene/Acrylates Capolymer/Coco-Glucoside, Lactic Acid, Ethylhexylglycerin, Polysorbate 80/Citrus Aurantifolia (Lime) Juice/Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil/Azadirachta Indica Leaf Extract/Salvia Officinalis (Sage) Oil/Aloe Barbadensis Leaf Juice Powder/ThymusZygis Oil/Vetiveria Zizanoides Root Oil, Piper Betle Leaf Oil, Propylene Glycol/PEG-40 Hydrogenated Castor oil/Trideceth-9/ Caprylyl Glycol/1,2 Hexanediol/Phenylethyl Alcohol/Rosa Damascena Flower Oil.

 

Testimonial

Sekarang ini, saya sudah sudah menggunakan Lactacyd Herbal selama 1 (satu) minggu. Saya mencoba mengikuti aturan pakai yang ada, yaitu dua kali setiap hari. Dalam produk tersebut juga ada jaminan bahwa Lactacyd Herbal telah teruji secara dermatologi dapat digunakan setiap hari. Saya jadi merasa aman dan nyaman untuk memakainya setiap hari.

 

 #HaloLactacydHerbal #JadiYangKuMau

Setelah menggunakan Lactacyd Herbal, saya merasa lebih segar setiap harinya, khususnya untuk daerah Miss V . Biasanya setiap pulang kantor saya merasa lelah dan tidak bersemangat. Beberapa hari yang lalu suami saya juga komentar tentang perubahan saya tersebut, dia bilang saya tidak terlihat kusut lagi seperti sebelumnya. Sekarang terlihat lebih cantik dan ceria walaupun baru pulang dari kantor. Setelah saya pikir-pikir, mungkin memang ada hubungannya antara kebersihan dan kesegaran Miss V dengan mood kita. Kalau kita merasa nyaman dengan diri kita, tentu rasanya lebih enjoy dan ceria menghadapi segala hal. Ketika bekerja di kantor atau ke client pun saya merasa lebih percaya diri. Biasanya ketika hari sudah siang ada rasa tidak nyaman di area V saya, mungkin karena sudah setengah hari bekerja dan berkeringat. Tapi sekarang, area V saya masih terasa segar walaupun sudah lewat dari tengah hari. Bekerja pun menjadi lebih menyenangkan. Selain itu kenyamanan dalam menjalankan peranan juga saya dapatkan ketika menulis blog pribadi saya. Dalam menulis, mood memiliki peranan dalam proses terbentuknya suatu rangkaian kata yang dapat dimengerti dan disukai oleh pembaca. Bisa dikatakan mood mempengaruhi daya imajinasi dan kreativitas kita. Mood baik yang saya dapatkan setelah menggunakan Lactacyd Herbal memberikan kekuatan tersendiri dalam imajinasi saya. 

 

Lactacyd Herbal

Hal lain yang saya suka dari Lactacyd Herbal adalah wangi mawar yang tercium ketika kita menaruhnya di telapak tangan. Kebetulan saya memang menyukai bunga mawar, jadi saya merasa nyaman dengan wanginya. Selain itu, Lactacyd Herbal juga tidak mengandung busa. Karena yang saya tahu, busa itu tidak bagus untuk Miss V karena bisa mematikan bakteri baik yang ada di area sensitif tersebut.

Demikianlah cerita mengenai pengalaman saya dalam menggunakan Lactacyd Herbal dan apa pengaruhnya terhadap peranan yang saya jalankan selama ini. Pada awalnya saya menggunakan Lactacyd Herbal karena ingin menjaga dan merawat area V saya, namun ternyata yang saya dapatkan lebih dari itu. Lactacyd Herbal telah memberikan mood positif disetiap peranan yang saya jalani selama ini. Lactacyd Herbal membantuku untuk #JadiYangKuMau. 

Dengan menggunakan Lactacyd Herbal kamu bisa jadi apapun yang kamu mau

#HaloLactacydHerbal #JadiYangKumau

Posted in HEALTH and tagged , .

12 Comments

    • itu bisa gerak2 pake plugin di WordPress mba… nanti kalo ada kesempatan coba ditulis disini dech tutorialnya..
      Iyupss.. yang herbal emang lebih okee yaa…

    • Cobain mba retno.. kalo mau coba2 ada yang 60ml (ukuran kecil)… btw, makasih atas kunjungannya yaa…

Leave a Reply