Hijrahku Dari Allah, Untuk Allah dan Karena Allah

 

Hijrah, sebuah kata yang sebenarnya sangat simple namun memiliki arti yang sangat dalam. Sebuah kata yang mudah diucapkan namun sulit untuk dilakukan. Jika menurut artian bahasa, hijrah artinya berpindah. Ketika jaman Rasulullah SAW, hijrah ditandai dengan berpindahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Saat ini, hijrah bukan hanya berarti perpindahan dari suatu tempat ke tempat lainnya. Hijrah juga memiliki arti sebuah perpindahan dari suatu kondisi ke kondisi lainnya, dari sesuatu yang awalnya buruk menjadi baik, sesuatu yang sudah baik menjadi lebih baik lagi. Singkat kata, seseorang jadi lebih baik dengan berhijrah.

Sekitar dua tahun yang lalu, aku mengalami tiga masalah dalam waktu yang bersamaan. Dari ketiga masalah tersebut, ada satu masalah yang menurutku sangat berat dibanding dua masalah lainnya. Saat itu, bisa dikatakan aku berada dalam titik nadhir kehidupan. Aku yang biasanya bisa menyelesaikan semuanya sendiri menjadi sangat lemah dan tak berdaya. Karena masalah itu, sempat terlintas pikiran buruk yang alhamdulillah tidak benar-benar aku lakukan.

Untuk mengatasi masalah itu, aku sudah mencoba berbagai cara dan meminta pertolongan dari orang lain. Tapi sayangnya tidak ada yang bisa membantu. Semuanya menganggap, “Nasi sudah menjadi bubur”. Semuanya sudah jadi seperti ini, jadi tidak bisa dihindari lagi. Aku benar-benar frustasi saat itu. Disaat itulah, aku membaca sebuah kalimat yang diposting seorang teman di salah satu akun sosial media.

Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (QS. Ali Imran : 160)

Deg! Membaca itu aku seperti tersindir. “Apakah selama ini aku benar-benar sudah meminta kepada-Nya? Atau jangan-jangan selama ini aku sombong dengan hanya mengandalkan diri sendiri dan malah berharap akan bantuan orang lain?”

Sejak itu, aku mulai mencoba memperbaiki ibadahku. Berusaha mendekat diri kepada satu-satunya pemberi solusi terbaik atas setiap masalah. Namun, setelah beberapa lama masalah itu tak kunjung menemukan titik terang. Ada sedikit keraguan terselip di hati. "Kenapa? Apa yang salah?" Lalu kemudian aku teringat sesuatu, sesuatu yang seharusnya aku kenakan sejak dulu karena memang kewajiban setiap muslimah di dunia. Hijab. Aku belum mengenakan hijab.

Akhirnya, aku mengucapkan nazar dalam hati. Seandainya masalah ini dapat terselesaikan dengan baik, maka aku akan menggunakan hijab. Dan beberapa hari setelah aku mengucapkan hal itu sedikit demi sedikit masalah tersebut bergerak menuju titik terang.

Namun, ketika permasalahan tersebut sudah hampir selesai. Muncul satu keraguan dalam hati. Aku ragu, “Haruskah aku memenuhi nazarku sekarang, bagaimana kalau aku memenuhi nazarku sekitar sebulan atau dua bulan lagi, atau mungkin tahun depan?” Keraguan itu bukanlah tanpa alasan. Saat itu, aku sedang mencari pekerjaan baru. Dan dalam pemikiranku, jilbab akan membuatku lebih sulit mendapatkan pekerjaan. Dan benar saja, ada satu perusahaan yang mensyaratkan untuk tidak menggunakan jilbab jika sedang jam kerja. Imanku (sedikit) goyah saat itu. Aku butuh pekerjaan. 

Namun alhamdulillah, Allah masih menjaga keteguhanku saat itu. Dengan berat hati aku mengundurkan diri dari proses recruitment perusahaan tersebut dan mencoba mencari pekerjaan yang lain. Alhamdulillah beberapa bulan setelah itu aku mendapatkan pekerjaan di tempat yang membolehkan karyawannya berhijab.

Dari beberapa kejadian yang menimpaku tersebut. Aku menyadari satu hal, Hidup itu akan selalu ada masalah (cobaan). Yang terpenting bukanlah menghindari masalah, tapi memiliki solusi atas masalah tersebut. Dan sebagai manusia, hendaklah kita mencari solusi atas permasalahan tersebut dengan meminta solusi pada yang di Atas.

Semoga kisah ini bisa menjadi kisah inspiratif dan bermanfaat bagi pembacanya. Mau baca kisah inspiratif lainnya? Yuk kunjungi website Saliha !

Posted in INFORMASI and tagged , , , .

Leave a Reply