Jadi Ibu Aktif Tanpa Toxic dengan Natsbee Honey Lemon

B eberapa bulan yang lalu saya hanya menjalani peranan sebagai ibu rumah tangga dan seorang  blogger. Namun saat ini, peranan saya bertambah 1 (satu) yaitu sebagai karyawan di salah satu perusahaan di Jakarta. Menjadi seorang ibu bekerja bukan berarti saya melupakan tanggung jawab utama saya, yaitu sebagai seorang ibu dari putri kecil saya. Walaupun setiap hari saya harus berangkat ke kantor, saya selalu menyempatkan diri untuk mempersiapkan kebutuhan putri saya. Pagi hari sebelum berangkat kantor saya memandikan putri saya dan menyiapkan apa yang akan ia makan. Setelah semuanya siap baru saya berangkat ke kantor dengan suami saya. Tujuan kami satu arah, sehingga kami bisa berangkat dan pulang kerja bersama. Kami berangkat kantor dengan berkendara motor, perjalanan dari rumah hingga kantor saya memakan waktu sekitar 1 jam, sehingga biasanya saya dan suami saya berangkat dari rumah paling lambat jam 7 pagi.

Seberapa Aktifkah Saya di Luar Rumah?

Profesi saya adalah sebagai business development di sebuah perusahaan pembuatan kosmetik di Jakarta. Job desc saya adalah mencari klien atau perusahaan yang ingin membuat kosmetik, baik dalam bentuk make up ataupun skin care. Selain mencari klien, saya juga memiliki tanggung jawab untuk me-monitor timeline pembuatan kosmetik tersebut hingga proses pengiriman. Walaupun terdengar mudah, namun saya akui pekerjaan ini cukup membuat saya sering tertekan. Ketika ada masalah yang menganggu timeline atau proses pembuatan kosmetik dari klien saya, maka pikiran akan dipenuhi dengan bagaimana mencari solusi dari permasalahan tersebut. Masalahnya apabila terjadi keterlambatan dalam pengiriman barang, maka bukan hanya klien saya yang marah, namun manajemen atau bos di perusahaan saya pun akan ‘naik darah’ karena itu berarti akan menjadi pengurangan pendapatan perusahaan pada bulan tersebut.

Pekerjaan saya tersebut menuntut saya menjadi karyawan yang tidak hanya duduk di depan komputer. Kadang saya harus berkunjung ke kantor klien saya, kadang saya juga harus pergi ke beberapa tempat seperti kantor BPOM ataupun pusat layanan DHL untuk mengambil dokumen secara langsung agar proses pendaftaran perusahaan klien saya bisa berjalan lancar. Selain itu, karena kantor pemasaran dan pabrik kami berada dalam wilayah terpisah, maka acapkali sayapun harus mondar-mandir antara Cilandak dan Ciracas.

ASIKTANPATOXIC, Natsbe Honey Lemon, Vitamin C

Saya memiliki alasan sendiri kenapa saya memutuskan untuk kembali bekerja setelah sekian tahun menjadi seorang jobless alias pengangguran. Salah satu alasan saya adalah karena anak saya. Saya sadar saat ini biaya hidup untuk kehidupan seorang anak manusia itu tidak sedikit, terlebih lagi untuk masa depannya, banyak yang harus disiapkan dan dipersiapkan sedini mungkin. Sedih, ya tentu saja. Setiap berangkat kerja saya harus melalui ‘drama’ perpisahan dengan putri saya. Pergi pagi lalu baru kembali di malam hari. Seringkali saya mendapati putri saya sudah tertidur ketika saya sampai rumah. Kebanyakan di hari kerja waktu saya untuk bermain dan bersama anak saya sangat sangat sedikit.

Hari libur merupakan waktu yang sangat saya tunggu-tunggu karena bisa bermain dan bersama putri saya sepanjang waktu. Dulu, kalau waktu libur tiba saya akan segera mencari tempat seru untuk dikunjungi, menonton film di bioskop atau hang out bersama teman di mall. Tapi sekarang, ketika sudah menjadi seorang ibu saya lebih senang di rumah. Meninggalkan putri saya di rumah akan membuat saya merasa menjadi ibu yang tidak sayang pada anaknya. Saat ini saya lebih senang menghabiskan waktu libur saya bersama anak di rumah. Pada saat-saat tertentu, saya akan membawa anak saya untuk jalan-jalan meng-explore dunia luar. Bagi saya, menghabiskan waktu dengan putri saya saat liburan merupakan salah satu cara menjaga hubungan ibu-anak dengan putri saya. Walaupun sering saya merasa lelah dan kewalahan, tapi saya selalu berusaha untuk mengikuti tumbuh gerak dia agar saya tidak menyesal di kemudian hari. Bagaimanapun, moment-moment saat ini tidak akan terulang. Semakin hari dia akan semakin besar dan waktu bermain dengannya tidak akan lama lagi.

ASIKTANPATOXIC, Natsbe Honey Lemon, Vitamin C

Menjadi seorang ibu yang aktif di luar rumah membuat saya sering merasa lelah. Sepulang kerja biasanya saya akan bebersih diri sebentar, beribadah dan mengecek keperluan anak saya. Apakah susunya masih ada, apakah pampersnya habis? Makan apa dia besok dan lusa? Semuanya saya cek di malam hari karena waktu pagi saya di rumah sangat terbatas. Setelah itu apabila merasa masih memiliki tenaga saya akan mencoba menulis untuk blog saya, kalau merasa sangat lelah saya akan segera tidur untuk mempersiapkan tenaga esok hari. Beruntung anak saya sudah sampai pada tahap tidak terlalu sering bangun di malam hari, jadi saya bisa menjaga kualitas tidur saya. Namun walaupun sudah merasa memiliki waktu istirahat yang cukup, saya masih sering merasa mengantuk di pagi hari. Badan pun sering merasa lelah dan tidak fresh.

Selain rasa lelah, hambatan dalam menjalani peran ganda saya adalah tekanan yang disebabkan pekerjaan saya. Setiap hari pekerjaan saya diburu oleh target. Keinginan untuk selalu mencapai target di setiap bulan membuat saya terkadang merasa stress sendiri. Hal tersebut diperparah ketika ada masalah yang timbul karena proses pencapaian target tersebut. Kurang koordinasi, kurang fokus dan kurang teliti bisa menjadi beberapa penyebab timbulnya masalah tersebut.

ASIKTANPATOXIC, Natsbe Honey Lemon, Vitamin C

Saya kira racun yang ada dalam tubuh saya hanya disebabkan oleh polusi kendaraan yang saya terima ketika pergi atau pulang kerja. Maklum, perjalanan pergi dan pulang saya ditempuh dengan naik motor sehingga pasti bersinggungan dengan asap knalpot kendaraan. Tapi ternyata, racun itu bukan hanya sesuatu yang berasal dari luar badan kita, tapi juga bisa berasal dari dalam. Racun yang berasal dari dalam tubuh berasal dari pikiran kita sendiri. Pikiran dan hati yang tidak bahagia bisa membuat kita stress dan itu bisa menjadi racun bagi tubuh. Tentu kita sering mendengar, ada orang yang sudah menjaga makanan dan pola hidupnya tapi tetap memiliki banyak penyakit. Penyakit itu bukan hanya berasal dari gaya hidup tidak sehat, tapi bisa juga berasal dari pikiran yang tidak sehat.

Saya sadar Toxic ini kalau dibiarkan bisa menghalangi tercapainya keinginan saya. Banyaknya Toxic dalam tubuh bisa membuat saya lelah berkepanjangan dan bisa membuat hubungan ibu-anak saya menjadi renggang. Kalau saya lebih banyak menghabiskan waktu di luar dan tidak ada waktu bersama anak saya karena merasa lelah, lama-lama hubungan ibu-anak dengan anak saya bisa merenggang. Dan tentunya saya tidak ingin itu terjadi. JIka terlalu banyak mengendap dalam tubuh, Toxic juga bisa menimbulkan penyakit yang pada akhirnya akan membuat saya jauh dengan anak saya. Tentunya ketika sakit saya tidak ingin anak saya tertular. Dan mungkin ara supaya dia tidak tertular adalah dengan menjaga jarak dengannya.

    ASIKTANPATOXIC, Natsbe Honey Lemon, Vitamin C

Madu dan Lemon merupakan ramuan terpercaya yang diakui dapat menjadi cara alami untuk melawan toxic di dalam tubuh. Sebelumnya, saya selalu mengusahakan untuk menyediakan madu dan lemon di rumah agar bisa dikonsumsi ketika dibutuhkan. Namun terkadang, menyiapkan sang lemon dan madu memerlukan waktu yang menurut saya agak merepotkan. Untuk mengkonsumsi madu, mungkin saya bisa langsung menelannya dengan menggunakan sendok atau menaruhnya di atas roti. Namun untuk mengkonsumsi lemon, saya harus mengupas buah tersebut terlebih dahulu, baru kemudian diperas apabila ingin diminum dengan air. Menurut saya itu sangat merepotkan dan menghabiskan waktu. Sangat disayangkan karena sebenarnya lemon memiliki kandungan Vitamin C yang dapat mengikat dan membuang zat-zat berbahaya dalam tubuh .

Suatu hari saya melihat iklan Natsbee Honey Lemon di salah satu televisi swasta. Melihat iklan tersebut, saya langsung tergiur untuk mencobanya. Manfaat madu dan lemon yang sudah tidak dapat diragukan lagi menjadi alasan utama saya untuk mencoba minuman ini. Beruntung saya bisa langsung menemukan minuman  madu lemon ini di minimarket dekat rumah saya. Ternyata tidak sulit untuk menemukan minuman berbotol kuning ini, saya pikir saya harus mencarinya di supermarket besar, ternyata di mini market pun ada. Lucky!

Setelah mencoba satu botol Natsbee Honey Lemon, muncul alasan kedua kenapa saya ingin membeli minuman ini kembali. Setelah meneguk sebotol kesegaran madu dan lemon dalam Natsbee Honey Lemon, muncul rasa menyegarkan dan menenangkan dala tubuh saya. Rasanya juga tidak terlalu manis atau asam, singkat kata rasanya sangat pas di lidah dan tengkorakan saya. Akhirnya, sayapun kembali memutuskan untk membeli minuman ini dan menjadikannya sebagai minuman wajib pengisi kulkas di rumah saya. Dengan adanya Natsbee Honey Lemon, saya bisa mendetoksifikasi tubuh dengan mudah, beberapa hari ini saya selalu mengkonsumsi Natsbee Honey Lemon dua kali dalam sehari. Satu kali di pagi hari, sambil menjadi teman kerja di kantor dan satu kali ketika pulang dan sampai di rumah. Rasanya yang menyegarkan dan efek dari madu dan lemon yang ada di dalam setiap botol Natsbee Honey Lemon membuat saya merasa segar setelah beraktifitas seharian. Sesampainya dirumah dengan kondisi badan yang fit dan segar membuat saya bisa melakukan tanggung jawab saya di rumah. Pekerjaan di kantor terpenuhi, pekerjaan di rumah pun terselesaikan dengan baik. Dan yang membuat saya senang adalah badan saya tidak mudah lelah seperti sebelumnya. Selama weekdays saya bisa menyelesaikan pekerjaan kantor saya dengan tanpa rasa lelah, dan ketika weekend saya bisa menemani anak saya bermain sepuasnya. Yuks, untuk ibu-ibu aktif di luar sana, Bersihkan Hari Aktifmu dengan Nastsbee Honey Lemon  #AsikTanpaToxic.

6 Replies to “Jadi Ibu Aktif Tanpa Toxic dengan Natsbee Honey Lemon”

Leave a Reply